Bawaslu Bondowoso Mengedukasi di SMKN 1 Grujugan
|
bondowoso.bawaslu.go.id (12/03/20) , Gebrakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bondowoso untuk terus membumikan pentingnya fungsi pengawasan sebagai pondasi pemilu berkualitas sejak dini patut diapresiasi. Hari ini (12/03) Bawaslu melakukan aksinya di SMKN 1 Grujugan – Bondowoso.
Kegiatan yang bertajuk Bawaslu mengedukasi tersebut dihadiri langsung oleh komisioner Bawaslu Ridwantoro, S.Pd yang didampingi Komisioner Bawaslu lainnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Musholla sekolah tersebut diikuti oleh ratusan siswa/i, acara diawali dengan sambutan Wakil Kepala SMKN 1 Grujugan Hera Adiwijaya, M,Pd. Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaaan lulusan China tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiasi Bawaslu yang menurutnya adalah giat spektakuler dan sangat penting bagi peserta didiknya.
“Super luar biasa, kegiatan ini akan bisa membantu pemhaman anak-anak tentang pendidikan politik pemula dan pengetahuan akan pentingnya fungsi pengawasan” tegas Hera dalam sambutannya.
Sambutan selanjutnya yang disampaikan oleh Ridwantoro menggambarkan bagimana terselenggaranya sebuah pemilu berkualitas mulai dari tingkat sekolah yaitu pemilihan OSIS, dari tingkat desa dengan Pilkades hingga pilihan presiden bermula dari pengawasan yang baik.
“setiap warga Indonesia termasuk kalian (red: siswa) bisa menjadi pengawas pemilu disemua tingkatan, itu penting dilakukan agar setiap pemilu disekitar kita bisa berkualitas” ujar Ridwan penuh semangat.
Setelah prosesi pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan acara inti yaitu Bawaslu mengedukasi. Bertindak menjadi guru adalah Komisioner Bawaslu Ridwantoro, S.Pd yang terlihat sangat piawai dalam menyampaika materi. Dengan gaya khasnya yang penuh humor-humor cerdas, membuat peserta didik sangat menikmati kegiatan.
“jadilah manusia yang bermanfaat bagi orang lain, salah satu caranya adalah bagaimana kita bisa menjadi belajar menjadi pengawas setiap proses demokrasi yang terjadi disekitar kita untuk jauh dari segala bentuk kecurangan” terang Ridwan. Hingga berita ini diturunkan, acara Bawaslu mengedukasi masih berlangsung dengan diskusi interaktif