Bawaslu Bondowoso Mengadakan Ngoppi Daring Yang Bertema Menggagas Pemilos Miniatur Pemilu
|
bondowoso.bawaslu.go.id (21/08/20) , Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bondowoso terus berupaya melakukan kegiatan meski di tengah situasi Pandemi yang menimpa bangsa ini, Sudah banyak kegiatan yang di lakukan oleh Bawaslu Bondowoso dengan sistem daring. Hari ini Rabu Bawaslu Bondowoso kembali mengadakan kegiatan bertajuk Ngobrol Pengawasan Pemilu (Ngoppi) secara virtual dengan tema “Menggagas Pemilos Sebagai Miniatur Pemilu”.
Ketua Bawaslu Bondowoso Moh. Makhsun menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya Ngoppi virtual ini adalah bagaimana pentingya menanamkan dan menumbuhkan budaya demokrasi di sekolah melalui pemilihan osis (pemilos) sebagai miniature terselenggaranya pilkada, pilihan legislatif, dan pilpres secara jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia.
“Pendidikan demokrasi disekolah adalah cikal bakal terselenggaranya pemilu yang berkualitas, formulasi yang terbaik itulah yang kita bersama cari sekarang” tegas Makhsun.
Hadir sebagai pemateri ngoppi virtual Bawaslu Bondowoso ini ketua Bawaslu sendiri, Komisioner KPU Bondowoso Ali Mushofa, dan Dewan Pendidikan Bondowoso Daris Wibisono Setiawan.
Virtual yang dilakukan dengan aplikasi zoom meeting tersebut diikuti oleh ratusan partisipan masyarakat luas.
Daris Wibisono Setiawan mengaku bahagia diundang menjadi pemantik ngoppi virtual Bawaslu. Menurutnya, tema yang diangakat ini sangat menarik, dimana pemilu yang berkualitas pada masa depan bangsa ini semuanya berawal dari pendidikan demokrasi yang bagaimana dan diberikan kepada para generasi penerus melalui pendidikan.
“Semua guru mempunyai andil untuk itu, khususnya guru PKN, Sejarah Indonesia, dan IPS, dan yang terpenting adalah bagaimana sekolah memberikan ruang seluas-luasnya bagi tumbuh kembangnya budaya demokrasi di sekolah” ujar kepala SMK NU Tenggarang tersebut dengan tegas.
Sementara itu, Ali Mushofa menyatakan bahwa KPU siap untuk bersinergis dengan Bawaslu dan Dewan Pendidikan Bondowoso sekaligus menyiapkan piranti-piranti pendukung penumbuhan demokrasi di sekolah melalui pemilos.
“saya berharap ada tindak lanjut yang berkesinambungan dari acara maha inspiratif ini, untuk langsung take action” imbuh Ali.