BAWASLU BONDOWOSO LAKSANAKAN SEKOLAH KADER PENGAWASAN PARTISIPATIF 2019 DI HOTEL PALM
|
Bondowoso.Bawaslu.go.id- Bawaslu Kabupaten Bondowoso tengah menggembleng 40 peserta sekolah kader pengawasan Pemilu partisipatif angkatan pertama. Upaya itu dilakukan untuk mencetak relawan Bawaslu yang bakal menjadi simpul-simpul dalam melakukan sosialisasi maupun pengawasan Pemilu kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Ini usaha rintisan Bawaslu Bondowoso untuk meningkatkan sosialisasi maupun pengawasan. Kami bentuk relawan untuk menjadi mitra kedepan,” ungkap Ketua Bawaslu Bondowoso Muhammad Mahsun di sela forum sekolah kader pengawasan partisipatif di Aula Kuningan Hotel Palm, Kamis (12/11).
Mahsun mengakui jika jumlah personel Bawaslu sangat sedikit jika dibandingkan dengan tanggungjawab yang harus diemban. Maka Bawaslu dituntut mencetak mitra kerja yang memiliki kompetensi. Agar menghasilkan output yang berkualitas, Bawaslu Bondowoso menghadirkan beberapa deretan pemateri baik dari kalangan akademisi, praktisi kepemiluan serta pelaku media.
Dalam sekolah kader pengawasan Pemilu yang digelar selama dua hari itu, para peserta mendapatkan berbagai macam materi. Selain materi wajib tentang pengawasan Pemilu, peserta disuguhkan dengan materi kepemimpinan, analisis sosial, sistem politik serta pemerintahan. Dengan diisi oleh sejumlah pemateri ternama seperti sosiolog politik UNESA Dr. Agus Mahfud, M.Si, Dr. Matkur Damiri, M.Si, Wartawan Jawa Pos Solikhul Huda serta Komisioner Bawaslu Jatim Aang Kunaifi, S.H, M.H.
Salah satu pemateri Dr. Agus Mahfud mengatakan, lewat materi yang Ia sampaikan, yakni sistem politik, pemerintahan dan sistem politik di Indonesia, Ia tanamkan substansi demokrasi dan wawasan teknis kepemiluan dan politik guna dipraktekkan dalam membangun demokrasi di Bondowoso.
“Substansi demokrasi itu menjadi modal bagi mereka. Juga secara teknis wawasan kepemiluan dan politik kemudian bisa dipraktekkan minimal selalu ada perbaikan dalam membangun demokrasi di Bondowoso,” jelasnya.
Secara umum Ia menilai bahwa para peserta sudah pantas menjadi pelopor, menjadi kepanjangan tangan Bawaslu Bondowoso dalam menangkal berbagai macam pelanggaran pemilu guna menegakkan pemilu yang berintegritas.