Tiga Komisioner Bawaslu Bondowoso bersama staf saat menghadiri rapat di Hotel Harris Bundaran Satelit Surabaya.
|
bawaslubondowoso, Tiga Komisioner Bawaslu Bondowoso mengikuti rapat membahas Strategi Pendidikan Pengawasan Partisipatif Menuju Pemilu 2024 yang Demokratis dan Bermartabat pada Selasa (12/9/2023) yang digelar di Hotel Harris Bundaran Satelit Surabaya.
Pada acara tersebut, dari Bawaslu Bondowoso hadir langsung Ketua Bawaslu Nani Agustina. Dengan didampingi Kordiv P2H Sholikhul Huda, Kordiv PP Datin Ismaili, serta staf Bawaslu Desi Nathalia.
Kordiv Pencegahan Bawaslu Jatim Eka Rahmawati dalam sambutannya menyampaikan, dalam hal pengawasan partisipatif pihaknya akan membentuk champion-champion pengawasan di tingkat masyarakat.
"Bagaimana kita mendorong agar masyarakat efektif turut serta melakukan pengawasan pemilihan umum dengan sebaik-baiknya," terang Eka Rahmawati.
Karenanya dalam hal ini, dibutuhkan para juara atau champion yang menjadi pioner pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.
"Kita Bentuk Champion Champion Pengawasan di Masyarakat yang berasal dari komunitas agama, pemuda dan berbagai komunitas lainnya," tegas Eka Rahmawati.
Untuk itu Kordiv Pencegahan dan Parmas Bawaslu Jatim akan membuat Modul Strategi Pendidikan Pengawasan Partisipatif Menuju Pemilu 2024. Harapannya modul ini menjadi panduan untuk membentuk pengawasan partisipatif di tingkat masyarakat.
Sementara, Ketua Bawaslu Jatim A. Warits menyampaikan, selama ini yang populer di masyarakat pada setiap pemilu adalah urusan suara sampai money politik.
Sedangkan pendidikan politik, membangun kesadaran berbangsa dan bernegara, menjadi isu yang tidak populer.
"Karena tidak menjadi isu strategis, ini menjadi tantangan Bawaslu untuk membangun kesadaran berbangsa dan bernegara," tegas A. Warits..
Dijelaskan, dalam hal pengawasan, Bawaslu menempatkan rakyat sebagai subjek yang berdaulat. Sehingga menumbuhkan kesadaran masyarakat berpolitik, dalam hal kesadaran mengawasi pemilu secara partisipatif.***