Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Bondowoso Jalin Silaturahmi dengan PPP

Foto

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bondowoso terus memperkuat sinergi dengan partai politik melalui kegiatan konsolidasi demokrasi. Kali ini, Bawaslu Bondowoso melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor PPP yang berlokasi di Jalan KH. Asy’ari, Tenggarang, Bondowoso tersebut disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (PLT) Ketua PPP Bondowoso, KH. Barri Sahlawi Zain. Ia didampingi oleh PLT Sekretaris Gus Saiful Bahri serta jajaran pengurus lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Bawaslu Bondowoso dipimpin oleh Koordinator Divisi Hukum PS, Ahmad Zairudin. Turut mendampingi, Ismaili selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran (PP), Moh. Hasyim sebagai Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat (SDMO), serta perwakilan kesekretariatan yang diwakili oleh Kasubag Hukum Reza Samsu beserta staf lainnya.

Dalam sambutannya, PLT Ketua PPP Bondowoso menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan silaturahmi dari Bawaslu. KH. Barri Sahlawi Zain menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan partai politik guna menciptakan demokrasi yang berkualitas.

Ia juga menekankan bahwa partai politik memiliki peran strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat serta melahirkan pemimpin yang berkualitas melalui proses demokrasi yang sehat dan berintegritas.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Moh. Hasyim menyampaikan permohonan maaf karena Ketua Bawaslu Bondowoso berhalangan hadir. Ia menjelaskan bahwa kegiatan konsolidasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan partisipatif serta membangun pemahaman bersama terkait tahapan dan regulasi kepemiluan.

“Sinergi antara Bawaslu dan partai politik menjadi sangat penting dalam memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai aturan. Tanpa dukungan dan kesiapan dari partai politik, pengawasan tidak akan berjalan maksimal,” ungkapnya.

Ahmad Zairudin dalam arahannya menambahkan bahwa Bawaslu memiliki fungsi strategis dalam menjaga integritas demokrasi. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara Bawaslu dan partai politik, tanpa mengurangi independensi lembaga.

“Bawaslu bukan untuk ditakuti, tetapi menjadi mitra dalam menjaga proses demokrasi agar berjalan jujur dan adil. Kami tetap menjaga netralitas, namun komunikasi dan koordinasi harus terus dibangun,” jelas Zairudin"

Penulis : Wasil

Editor : Candra P