Bawaslu Bondowoso Menghadiri Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Pemilih Berkelanjutan di KPU Bondowoso
|
bondowoso.bawaslu.go.id (5/7/20) , Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso menggelar rapat pleno penetapan daftar pemilih berkelanjutan pada Senin (4 Agustus 2020) hadir dalam kegiatan Pleno tersebut semua Komisioner KPU.
Pleno juga dihadiri Bawaslu Kabupaten Bondowoso serta Dispenduk Capil Bondowoso, KPU menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan per agustus 2020 sebanyak 599.775 Pemilih yang terdiri dari 288.441 pemilih laki-laki dan 311.334 pemilih perempuan.
Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan mengacu pada Hasil Pleno KPU Bondowoso No:15/BA/KPU-Kab.014.329693/VIII/2020 Tertanggal 4 Agustus 2020. dalam penyamapaian Kordiv Bagian data KPU Ali Moshafa menyampaiakan"data yang kami plenokan ini hasil dari koordinasi dengan Staf Bagian data KPU Bondowoso, tidak hanya dari internal kita namun kita juga koordinasi dengan Dispenduk Capil Bondowoso meski tidak semua data dari Disduk Capil kita dapat"ungkap Ali
Ali menambahkan"Jika di DPT ada pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih di Bondowoso, seperti jika ada anggota keluarga yang meninggal dunia, tidak lagi ber-KTP Bondowoso, sudah menjadi anggota TNI/Polri atau sebaliknya jika sudah pensiun maka akan menjadi pemilih pada pemilihan berikutnya, masyarakat sudah memenuhi syarat seperti baru rekam KTP tetapi tidak masuk dalam DPT, maka inilah yang dibutuhkan dari tanggapan yang kemudian dapat kita tetapkan pada pleno per bulannya"tegasnya"
Nunung selaku Perwakilan dari Dispenduk Capil bagian Data menanggapi"kami siap memberi data pada KPU apabila ada data pembanding dari KPU, semisal KPU mempunyai data masyarakat yang tidak masuk DPT dan membutuhkan data dari kami, baik by name maupun by adres maka kami selaku petugas bagian data siap memberikan data itu, namun kalau dari kami data itu buka. Wewenang kami."tegasnya"
Ketua Bawaslu Bondowoso Moh Makhsun menambahkan dalam pleno Kpu"Mengharap KPU harus terus berkoordinasi dengan stage holder yang bisa memberi support data terhadap KPU, serta lembaga pendidikan pasca Pandemi Covid-19 ini berakhir."tegasnya"