Bawaslu Bondowoso Gelar Rapat Kerja Teknis Penggunaan Rumah Data pada Pilkada 2024
|
Bondowosobawaslu.go.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bondowoso mengadakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) terkait penggunaan Rumah Data untuk persiapan Pilkada 2024. Acara ini dihadiri oleh 112 peserta yang terdiri dari dua staf dan dua Koordinator Divisi (Kordiv) dari setiap kecamatan di Bondowoso. 27 agustus 2024
Dalam sambutannya, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bondowoso menekankan pentingnya Rakernis ini untuk memastikan staf dan kordiv dapat mengoperasikan Rumah Data dengan baik. "Kami berharap peserta yang hadir dapat bertanggung jawab dan mampu mengelola Rumah Data, terutama dalam proses input Form A, imbauan, dan saran perbaikan, Oleh karena itu, kami sengaja menghadirkan dua staf agar jika salah satu sakit, yang lain bisa menggantikan," ujarnya.
Selain itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Bapak Ismaili, menyampaikan bahwa kelancaran kegiatan ini berkat persiapan yang matang oleh Kepala Sekretariat. "Hari ini kita menghadapi pengawasan pencalonan. Penting bagi kita untuk menjaga stamina agar tetap sehat dalam mempersiapkan Pilkada," kata Ismaili.
Lebih lanjut, Ismaili menjelaskan bahwa Rumah Data ini menjadi pusat pengelolaan data, termasuk untuk ketua panwascam dan kordiv yang bertanggung jawab di tingkat kecamatan. “Perebutan kekuasaan dalam Pilkada di lindungi konstitusi, dan Rumah Data yang nanti akan kita bahas ini sangat krusial dalam proses ini dan cukup menyita waktu dalam memahami,” tambahnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bondowoso, yang membuka acara secara virtual melalui Zoom Meeting, menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir secara langsung. "Saya masih berada di luar kota, tetapi saya harap Rakernis ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Rumah Data ini adalah inisiatif Ketua Bawaslu Jawa Timur beserta Kordiv Datin Bawaslu Jawa Timur," tuturnya.
Terakhir, Ahmad Zairudin, dalam sambutannya, menyampaikan rasa harunya setelah menerima video dari Ketua Panwascam Grujugan yang menunjukkan antusiasme dalam acara peluncuran Rumah Data. "Sekitar 4.437 orang berdesakan hadir. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran kita dan semangat kita dalam mensupport louching rumah data yang di gelar di Surabaya kemarin meski ada yang menyampaikan kegiatan yang berdesakan pas kita mau makan katanya, namun Meski begitupun kita juga masih perlu mengedukasi masyarakat agar lebih memahami hasil pengawasan yang di masukkan ke rumah data," ungkapnya.